Jumat, 13 Maret 2015

Ekonomi Moneter: Teori Suku Bunga



MAKALAH
TEORI SUKU BUNGA
Makalah Ini Ditujukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ekonomi Moneter




Pembimbing: A. Taufiq Buhari, M.Pd

Kelompok IV:
Nadhifatul Qudsiyah (11629120048)
Fauziyah (11629120035)
Mulinda (11629120043)


PRODI EKONOMI SYARIAH
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM SYAIKHONA MOH. CHOLIL
(STAIS) BANGKALAN
2014-2015




KATA PENGANTAR

 Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang tak terkira. Akhirnya makalah ini dapat kami selesaikan tepat waktu dan dengan kerja keras yang tak luput dari bagian usaha kami. Mengingat kegiatan kami sebagai mahasiswa dan berangkat dari hal itulah kami tetap ingin menyelesaikan makalah ini dengan baik, sesuai prosedur yang telah diberikan dan sebisa mungkin untuk memenuhi target.
Sehubungan dengan selesainya makalah ini kami minta maaf sebesar-besarnya terhadap teman-teman mahasiswi semester 6 prodi Ekonomi Syariah dan pembimbing kami di mata kuliah ini, pasti akan banyak sekali ditemukan kekurangan atau kesalahan dari apa yang telah kami sajikan kali ini. Kritik dan saran teman-teman dan pembimbing akan sangat bermanfaat bagi kami yang tentunya kami ambil sebagai pelajaran awal dari semuanya untuk menjadi insan berpendidikan yang selalu ingin lebih baik dari hari kemarin.
wallahu a’lam bish shawab.






                                                                                                      Bangkalan, Maret 2015
Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................ i
DAFTAR ISI............................................................................................................ ii

BAB I  PENDAHULUAN

          1.1  Latar Belakang.......................................................................................... 1
          2.1  Rumusan Masalah...................................................................................... 2
          3.1  Tujuan........................................................................................................ 2

BAB II PEMBAHASAN
......... 1.1 Suku Bunga................................................................................................ 3
......... 2.1 Teori-Teori Suku Bunga............................................................................. 3
3.1 Fungsi-Fungsi Suku Bunga........................................................................ 6

BAB III PENUTUP
                 1.1  Kesimpulan................................................................................................ 8

DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 9





BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang
Drama gejolak ekonomi (krisis moneter) 1998 yang telah terjadi puluhan tahun yang lalu sampai sekarang masih memeperlihatkan sisa-sisa dampaknya, salah satunya adalah fenomena labilnya dunia perekonomian Indonesia termasuk perbankan yang disebabkan oleh nilai tukar rupiah yang semakin terhempas ke kisaran  angka 13.000 rupiah per dollar US seperti sekarang ini.
Inflasi merupakan salah satu dampak dari terjadinya krisis ekonomi berkepanjangan yang melanda suatu negara. Inflasi adalah suatu keadaan dimana terjadi kenaikan hargaharga secara tajam (absolute) yang berlangsung secara terus-menerus dalam jangka waktu yang cukup lama yang diikuti dengan semakin merosotnya nilai riil (intrinsik) mata uang suatu negara (Tajul Kahalwaty, 2000 : 5).
Sekitar tahun 1997, permasalahan inflasi dan krisis nilai tukar semakin mencuat karena tingkat inflasi sudah mencapai angka dua digit yaitu sekitar 11,05 persen dan menyebabkan nilai mata uang rupiah merosot tajam. Hal ini mengakibatkan jumlah hutang negara terhadap luar negeri juga meningkat tajam. Selain itu berpengaruh terhadap timbul Non Performing Loans (NPL) atau kredit macet yang secara langsung dan tidak langsung akan mengganggu (dalam jumlah yang besar bahkan akan menghentikan) operasional bank. Masalah lain yang ditimbulkan adalah perginya para investor asing dari Indonesia.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi inflasi adalah dengan menekan uang beredar baik dalam arti sempit (M1) maupun arti luas (M2) atau likuiditas perekonomian. Efek dari kebijakan ini, bank-bank swasta maupun bank-bank pemerintah berlomba-lomba menaikkan suku bunga. Bunga yang diberikan oleh bank-bank pada masyarakat merupakan daya tarik yang utama bagi masyarakat untuk melakukan penyimpanan uangnya di bank, sedangkan bagi bank, semakin besar dana masyarakat yang bisa dihimpun, akan meningkatkan kemampuan bank untuk membiayai operasional aktivanya yang sebagian besar berupa pemberian kredit pada masyarakat. Untuk itu pemerintah melakukan kebijakan moneter dengan menekan jumlah uang beredar melalui peningkatan suku bunga bank.

2.1    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:
1.      Apa pengertian dari tingkat suku bunga?
2.      Apa saja teori-teori tentang suku bunga?
3.      Bagaimana konsep tentang suku bunga?
3.1    Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka dapat ditarik tujuan sebagai berikut:
1.      Mengetahui pengertian dari tingkat suku bunga.
2.      Mengetahui teori-teori tentang suku bunga.
3.      Mengetahui konsep-konsep tentang suku bunga.





BAB II
PEMBAHASAN

1.1    Suku Bunga
Setiap transaksi uang khususnya di bank konvensional pasti terkait dengan bunga. Bunga merupakan suatu bentuk imbal jasa atau kompensasi atas pinjaman uang atas kemanfaatan dari uang tersebut kedepannya untuk diinvestasikan. Adapun jumlah pinjamannya disebut pokok utang (principal), sedangkan persentase dari pokok utang yang dibayarkan sebagai imbal jasa ( bunga ) dalam suatu periode tertentu disebut suku bunga.[1] Tingkat suku bunga biasanya dinyatakan dalam persen (%) untuk jangka waktu tertentu.[2]
Berdasarkan pengertiannya dalam dunia perbankan, suku bunga bisa diartikan menjadi dua:
1.        Suku bunga simpanan, merupakan tingkat bunga yang diberikan bank sebagai balas jasa karena nasabah mempercayakan uangnya untuk disimpan atau ditabung pada bank yang bersangkutan.
2.        Suku bunga pinjaman, merupakan tingkat suku bunga yang dikenakan oleh bank kepada kreditor yang meminjam uang dari bank.
Menurut Miller, RL dan Vanhoose, bunga adalah sejumlah dana dan dinilai dalam uang yang diterima si pemberi pinjaman (kreditor). Sedangkan suku bunga adalah rasio dari bunga terhadap jumlah pinjaman.[3]

2.1    Teori Suku Bunga
1.        Teori Suku Bunga Klasik
Kaum di era klasik mengungkapkan bahwa suku bunga itu menentukan besarnya tabungan maupun investasi yang akan dilakukan dalam perekonomian yang menyebabkan tabungan yang tercipta pada penggunaan tenaga kerja penuh akan selalu sama yang dilakukan oleh pengusaha. Terlepas dari teori ekonomi mikro, teori klasik menjelaskan bahwa tingkat bunga merupakan nilai balas jasa dari modal. Dalam teori klasik, stok barang modal dicampuradukkan dengan uang dan keduanya dianggap mempunyai hubungan subtitusif. Semakin langka modal, semakin tinggi suku bunga. Sebaliknya, semakin banyak modal semakin rendah tingkat suku bunga (Nasution dalam Badriah Sappewali, 2001).
Investasi juga merupakan fungsi dari suku bunga. Makin tinggi suku bunga, keinginan masyarakat untuk melakukan investasi juga semakin kecil. Alasannya, seorang pengusaha akan menambah pengeluaran investasinya apabila keuntungan yang diharapkan dari investasi lebih besar dari suku bunga yang harus dibayar untuk dana investasi tersebut merupakan ongkos untuk penggunaan dana (Cost of Capital). Makin rendah suku bunga, maka pengusaha akan lebih terdorong untuk melakukan investasi, sebab biaya penggunaan dana juga makin kecil.
Keseimbangan tingkat bunga berada pada titik i0 dimana jumlah tabungan sama dengan jumlah investasi. Apabila tingkat bunga berada diatas i0, berarti jumlah tabungan melebihi keinginan pengusaha untuk melakukan investasi. Para pemilik dana akan bersaing untuk meminjamkan dananya dan persaingan ini akan menekan tingkat bunga turun kembali ke posisi i0. sebaliknya, bila tingkat bunga rendah berada di bawah i0, maka para pengusaha akan bersaing untuk mendapatkan dana yang relatif lebih besar jumlahnya. Persaingan ini akan mendorong tingkat bunga naik lagi ke i0, misalnya terjadi kenaikan efisiensi produksi, maka akan mengakibatkan keuntungan yang diharapkan meningkat sehingga pada tingkat bunga yang sama para pengusaha bersedia membayar dana yang lebih besar untuk membiayai investasi, atau untuk dana investasiyang sama jumlahnya, para pengusaha bersedia membayar tingkat bunga yang lebih tinggi. Keadaan ini ditunjukkan dengan bergesernya kurva permintaan investasi ke kanan atas, sehingga keseimbangan tingkat bunga yang baru adalah pada titik i1 (Nopirin, 1993).
2.        Teori Suku Bunga Keynes
Pandangan berbeda diberikan oleh Keynes. Menurutnya, tingkat bunga itu merupakan suatu fenomena moneter. Artinya, tingkat bunga ditentukan oleh penawaran dan permintaan uang (ditentukan dalam pasar uang). Uang akan mempengaruhi kegiatan ekonomi (GNP), sepanjang uang ini mempengaruhi tingkat bunga. Perubahan tingkat bunga selanjutnya akan memengaruhi keinginan untuk mengadakan investasi dengan demikian akan mempengaruhi GNP (Nopirin, 1992). Keynes mengasumsikan bahwa perekonomian belum mencapai full employment. Oleh karena itu, produksi masih dapat ditingkatkan tanpa mengubah tingkat upah maupun tingkat harga. Dengan menurunkan tingkat bunga, investasi dapat dirangsang untuk meningkatkan produk nasional. Dengan demikian setidaknya untuk jangka pendek, kebijaksanaan moneter dalam teori keynes berperan untuk meningkatkan produk nasional.[4]
Pertama, Keynes menyatakan bahwa masyarakat mempunyai keyakinan bahwa ada suatu tingkat bunga yang normal. Jika memegang surat berharga pada waktu tingkat bunga naik (harga turun) mereka akan menderita kerugian. Mereka akan menghindari kerugian ini dengan cara mengurangi surat berharga yang dipegangnya dan dengan sendirinya menambah uang yang dipegang.
Kedua, sehubungan dengan biaya memegang uang kas. Makin tinggi tingkat bunga, makin besar pula biaya memegang uang kas, sehingga keinginan memegang uang kas juga semakin rendah sehingga permintaan akan uang kas naik. Dari kedua penjelasan diatas, dijelaskan adanya hubungan negatif antara tingkat bunga dengan permintaan akan uang tunai. Permintaan uang ini akan menetukan tingkat bunga. Tingkat bunga berada dalam keseimbangan apabila jumlah uang kas yang diminta sama dengan penawarannya (Nopirin, 1993).

3.        Teori Suku Bunga Hicks
Hicks mengemukakan teorinya bahwa tingkat bunga berada dalam keseimbangan pada suatu perekonomian bila tingkat bunga ini memenuhi keseimbangan sektor moneter dan sektor rill. Pandangan ini merupakan gabungan dari pendapat klasik dan keynesian, dimana madzhab klasik mengatakan bahwa bunga timbul karena uang adalah produktif artinya bahwa bila seseorang memiliki dana maka mereka dapat menambah alat produksinya agar keuntungan yang diperoleh meningkat. Jadi uang dapat meningkatkan produktivitas sehingga orang ingin membayar bunga. Sedangkan menurut keneysian bahwa uang bisa produktif dengan metode spekulasi di pasar uang dengan kemungkinan memperoleh keuntungan, dan keuntungan inilah sehingga orang ingin membayar bunga.
4.        Teori Yang Lain
Menurut Karl dan Fair (2001:635) suku bunga adalah pembayaran bunga tahunan dari suatu pinjaman, dalam bentuk persentase dari pinjaman yang diperoleh dari jumlah bunga yang diterima tiap tahun dibagi dengan jumlah pinjaman.
Pengertian suku bunga menurut Sunariyah (2004:80) adalah harga dari pinjaman. Suku bunga dinyatakan sebagai persentase uang pokok per unit waktu. Bunga merupakan suatu ukuran harga sumber daya yang digunakan oleh debitur yang harus dibayarkan kepada kreditur.
Menurut Lipsey, Ragan, dan Courant (1997 : 471) suku bunga adalah harga yang dibayarkan untuk satuan mata uang yang dipinjam pada periode waktu tertentu. Menurut Lipsey, Ragan, dan Courant (1997 : 99-100) suku bunga dapat dibedakan menjadi dua yaitu suku bunga nominal dan suku bunga riil. Dimana suku bunga nominal adalah rasio antara jumlah uang yang dibayarkan kembali dengan jumlah uang yang dipinjam. Sedang suku bunga riil lebih menekankan pada rasio daya beli uang yang dibayarkan kembali terhadap daya beli uang yang dipinjam. Suku bunga riil adalah selisih antara suku bunga nominal dengan laju inflasi. Menurut Samuelson dan Nordhaus (1998) suku bunga adalah pembayaran yang dilakukan atas penggunaan sejumlah uang.
Menurut Prasetiantono (2000) mengenai suku bunga adalah : jika suku bunga tinggi, otomatis orang akan lebih suka menyimpan dananya di bank karena ia dapat mengharapkan pengembalian yang menguntungkan. Dan pada posisi ini, permintaan masyarakat untuk memegang uang tunai menjadi lebih rendah karena mereka sibuk mengalokasikannya ke dalam bentuk portfolio perbankan (deposito dan tabungan). Seiring dengan berkurangnya jumlah uang beredar, gairah belanja pun menurun. Selanjutnya harga barang dan jasa umum akan cenderung stagnan, atau tidak terjadi dorongan inflasi. Sebaliknya jika suku bunga rendah, masyarakat cenderung tidak tertarik lagi untuk menyimpan uangnya di bank.

2.1  Faktor Fakor Yang Memengaruhi Suku Bunga
Faktor –faktor yang memengaruhi besar kecilnya penetapan suku bunga (pinjaman dan simapanan) adalah sebagai berikut.
1.        Kebutuhan dana
Apabila bank kekurangan dana sementara pemohonan pinjaman meningkat, maka yang dilakukan oleh bank agar dana tersebut cepat terpenuhi dengan meningkat kan suku bunga simpanan. Peningkatan bunga simpanan secara atomatis akan meninkat pula  bunga pinjaman.
2.        Persaingan
Dalam memperebutkan dana simpanan, maka disamping faktor promosi, yang paling utama pihak perbankan harus memerhatikan pesaing. Dalam arti jika untuk bunga simpanan rata-rata 16%, maka jika hendak membutuhkan dana cepat sebaiknya bunga simpanan kita naikkan diatas bunga pesaing misalnya 16%. Namun sebliknya untuk bunga pinjaman kita harus berada dibawa bunga pesaing.
3.        Kebijakan pemerintah
Baik bunga simpanan maupun bunga pinjaman kita tidak boleh melebihi bunga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
4.        Harga laba yang di inginkan
Sesuai dengan target yang diinginkan, jika laba yang diinginkan besar, maka bunga ikut besar dan sebaliknya.
5.        Jangka waktu
Semakin panjang jangka waktu pinjaman, akan semakin tinggi bunganya, hal ini disebabkan besar kemungkinan resiko dimasa akan datang.
6.        Kualitas jaminan
Semakin likuid jaminan yang diberikan, semakin rendah bunga kredit yang dibebankan dan sebaliknya.
7.        Reputasi perusahaan
Bonafiditas suatu perusahaan yang akan memperoleh kredit sangat menentukan tingkat suku bunga yang akan dibebankan nantinya, karena biasanya perusahaan yang bonafid kemungknan risik macet  kredit dimasa mendatang relatif kecil dan sebaliknya.
8.        Produk yang kompetitif
Produk yang dibiayai tersebut laku dipasaran.
9.        Hubungan baik.
Biasanya bank menggolongkan nasabahnya antara nasabah utama (primer) dan nasabah biasa (sekunder). Penggolongan ini didasarkan keaktifan dan loyaritas nasabah yang bersangkutan dengan pihak bank. Nasabah utama biasanya mempunya hubungan yang baik denga pihak bank sehingga dalam penentuan suku bunganya pun berbeda dengan nasabah biasa.
10.    Jaminan pihak ketiga
Dalam hal ini pihak yang memberikan jaminan kepada penerima kredit.biasanya jika pihak yang memberikan jaminan bonafid, baik dari segi kemampuan membayar , nama baik maupun loyaritasnya terhadap bank, maka bunga yang dibebankanpun berbeda.
3.1    Fungsi-Fungsi Suku Bunga
Adapun fungsi suku bunga menurut Sunariyah (2004:81) adalah :
1)        Sebagai daya tarik bagi para penabung yang mempunyai dana lebih untuk diinvestasikan.
2)        Suku bunga dapat digunakan sebagai alat moneter dalam rangka mengendalikan penawaran dan permintaan uang yang beredar dalam suatu perekonomian. Misalnya, pemerintah mendukung pertumbuhan suatu sektor industri tertentu apabila perusahaan-perusahaan dari industri tersebut akan meminjam dana. Maka pemerintah memberi tingkat bunga yang lebih rendah dibandingkan sektor lain.
3)        Pemerintah dapat memanfaatkan suku bunga untuk mengontrol jumlah uang beredar. Ini berarti, pemerintah dapat mengatur sirkulasi uang dalam suatu perekonomian.




[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_bunga
[2] http://www.kajianpustaka.com/2012/10/teori-suku-bunga.html
[3] http://lutfiibrahim.blogspot.com/2013/11/pengertian-suku-bunga.html
[4] https://bugiskha.wordpress.com/2012/04/14/teori-teori-suku-bunga/



























Minggu, 01 Februari 2015

Cara Membuat Gorengan Yang Mudah Dan Simpel (How to Make An Easy And Simple Fried)




Kamu males beli gorengan di luar rumah? takut gak aman bahan-bahannya? atau hanya pengen bikin sendiri? tapi anda belum paham caranya dan gak punya bahan-bahan yang lengkap di rumah? Nih saya kasih resep simple untuk membuat gorengan tempe atau yang lainnya. Di resep ini misalnya kamu mau bikin gorengan tempe ya guys. Check this one out babe!

 Ingredients:
 - Tempe 1 batang (iris tipis).
  1. Tepung terigu (2 genggam). 
  2. Tepung beras (takarannya harus lebih sedikit dari tepung terigu nya). 
  3. Bawang putih (4 siung). 
  4. Bawang merah (3 siung). 
  5. Merica (sedikit saja). 
  6. Daun jeruk (3 helai). 
  7. Garam (secukupnya). Mecin (jika diinginkan). 
  8. Kunyit (iris seukuran ujung jari saja hanya untuk memberikan warna kuning untuk gorengan). 
  9. Tumbuk /blend semua bahan yang mulai dari no. 3-9 sampai halus. 
  10. Setelah halus, bumbu di tuang ke campuran tepung terigu dan tepung beras yang sudah diberi air. 
  11. Aduk semuanya di dalam baskom sambil diberi air sedikit demi sedikit sampai kekentalannya dirasa pas (tidak terlalu encer).
  12. Irisan tempe tadi dicelupkan ke dalam adonan tepung, lalu di goreng ke dalam minyak panas (jangan lupa minyaknya harus banyak agar gorengannya terlihat cantik). 
  13. Siapkan cabe hijau segar.
  14. DONE ♥♥

Minggu, 25 Januari 2015

Top 8's Favourite Romantic Movies I've Ever Watched (Film-Film Romantis Favorit Yang Pernah Aku Tonton)

Banyak banget film-film romantis yang sudah saya tonton. Saya adalah pecinta film Hollywood, tapi harus saya akui bahwa lumayan sulit menemukan film barat khususnya Hollywood bergenre romantis yang sekiranya bisa membuat air mata jatuh seperti kebanyakan film-film Asia. Ya kan? Kenapa? karena konon katanya industri film Hollywood itu kurang berani dan gak mau ngambil resiko dengan mengusung genre romantic. Kita tahu bahwa selama ini film Hollywood selalu sukses dengan genre Action-nya, jadi ceritanya mereka takut rugi gitu, mereka sadar kalau mereka kurang mahir membuat sesuatu yang romantis sampai menitikkan air mata. Kalaupun mereka bisa, mereka gak bisa memprediksi sukses tidaknya dan takutnya film itu malah gagal di pasaran. Jadi gitu toh alasannya, tapi buktinya film romantis Hollywood gak kalah keren kok dengan film romantis di Asia, hehehe
Hell yeah! Saya tetep suka dan akan mencari film Hollywood yang bergenre romantis, karena kita tahu sendiri bahwa kita sebenarnya bosen dengan film Asia yang ceritanya begitu-begitu saja, kurang menantang dari segi aktingnya dan kadang-kadang penampilannya juga kurang menarik ya guys! Tapi bukan berarti film Asia jelek loh. OK So check this one out baby!




  1. Titanic (1997)
    Starring: Rionaldo Di Caprio, Kate Winslet
    Para penikmat film baik yang tua atau yang muda pasti sudah tak asing lagi dengan film ini, bahkan bagi orang yang tak suka nonton film sekalipun pasti sudah menontonnya. Drama percintaan yang menyedihkan dan penuh romantisme indah antara Jack dan Rose yang dipertemukan di atas kapal Titanic (1912) yang mereka lewati di atas kapal besar dengan penuh romantika, emosi, sensualitas dan hal-hal lain yang menantang dan menarik. Perjuangan Jake yang berasal dari kasta yang rendah untuk selalu dekat dengan Rose yang berasal dari kasta yang tinggi dan sangat di protect oleh ibunya dan tunangannya. saat cinta mereka sudah mencapai klimaks, tiba-tiba kapal Titanic menabrak sebuah gunung es dan membuat bagian bawah kapal bocor. Alhasil hal tersebut membawa kepanikan yang sangat mencekam kepada seluruh penumpang dan keheranan yang sangat karena konon kapal Titanic adalah kapal terbesar dan termewah di dunia pada masanya. Tapi takdir tak bisa ditolak. Walaupun banyak penumpang yang selamat dengan cara dievakuasi dengan sekoci-sekoci kecil, Jake dan Rose masih belum menemukan jalan untuk segera turun secepatnya dari kapal nahas tersebut dan memilih untuk bertahan bersama para penumpang lain yang masih tersisa. Satu jam kemudian kapal pun tenggelam secara keseluruhan. Jack dan Rose akhirnya tenggelam bersama para penumpang lain. Dalam keadaan yang tak memungkinkan sekalipun, Jack masih berusaha untuk menyelamatkan Rose dan ia pun selamat. Sayangnya nyawa Jack yang tak dapat tertolong karena badannya mulai membeku oleh dinginnya lautan atlantik tempat kapal Titanic tenggelam. Cinta mereka pun terpisah dan hal tersebut pastilah sangat menyakitkan bagi yang sedang menonton. Menurut beberapa sumber, film ini adalah film terbaik sepanjang masa yang pernah dibuat.




  1. The Fault In Our Stars (2014)
    Starring: Ansel Elgort, Shailene Woodley
    Kisah cinta yang mengharukan antar sesama pengidap kanker Hazel Grace Lancaster dan Agustus Waters yang awalnya adalah sama-sama anggota di tempat perkumpulan para pengidap kanker di sudut kota.  Hazel adalah penderita kanker Tulang Belakang yang sudah mencapai stadium akhir yang menyebabkan hari-harinya hanya dilalui oleh kesedihan dan depresi, hingga akhirnya ia bertemu dengan Gus, cowok ganteng yang hanya memiliki satu kaki asli karena penyakit kankernya, tapi Gus telah dinyatakan bersih dari kanker. Gus selalu memberikan semangat pada Hazel yang saat itu keadaannya memang sangat memprihatinkan. Mereka menjalin pertemanan yang intens, saling berbagi cerita dan kesukaan mereka akan membaca. Suatu hari Hazel mengungkapkan pada Gus bahwa ia sangat ingin bertemu dengan penulis buku favoritnya selama ini, tapi Hazel berpikir itu hal yang mustahil. Tanpa sepengetahuan Hazel, Gus mengirim e-mail pada asisten dari penulis buku itu dan balasan dari e-mailnya kemudian dibacakan kepada Hazel. Di dalam e-mail tersebut si penulis buku itu mengundang Hazel untuk datang ke Belanda. Perjalanan pun dimulai dan banyak sekali hal romantis yang mereka alami selama berkunjung ke Belanda. Hingga pada hari terakhir di Belanda, Gus mengutarakan hal yang mengejutkan untuk Hazel bahwa sel kankernya sudah menyebar ke seluruh tubuh dan hidupnya tak akan lama lagi. Mereka pun larut dalam kesedihan yang begitu menyayat hati bagi siapapun yang menontonnya. Hingga akhirnya justru Gus lah yang lebih dulu meninggalkan Hazel untuk selama-lamanya.




  1. Three Steps Above Heaven (2010)
    Starring: Mario Casas, Maria Valverde
    (Ini adalah film favorit saya. Entah kenapa tapi aku sangat menyukai chemistry pemainnya, dan juga bisa menyaksikan ketampanan khas Spanyol yang dimiliki oleh main actor nya, Mario Casas. hehehehe).
    Kisah cinta remaja yang berlokasi di Spanyol antara Babie, remaja wanita polos berasal dari keluarga terpandang yang masih duduk di bangku sekolah dan Hugo atau Hache (H), remaja nakal si pembalap motor liar yang hidup dalam suasana broken home. Ibu dari Hache telah berselingkuh dan parahnya aksi tersebut diketahui Hugo secara langsung di rumahnya. Hal tersebut membuat Hugo yang manis berubah menjadi Hugo yang liar dan tak mau lagi dipanggil Hugo, ia menggantinya dengan nama 'Hache' atau H. Kepolosan Babie perlahan berubah seiring dengan hubungannya dengan Hache, ia menjadi sering keluar malam dan bergaul dengan teman sepermainan H. Suatu hari Babie kepergok ibunya saat baru pulang dari club malam. Ibunya menampar Babie dan menasihatinya untuk tak berhubungan lagi dengan H. Tapi tentu saja sebagai anak remaja yang sedang dimabuk cinta, Babie tak bisa menerima hal itu, dan cinta mereka pun tetap berjalan. Sampai suatu ketika Babie diajak H ke pantai dan ke rumah tempat dimana ia tinggal dulu bersama keluarganya. Mereka mengabiskan hari yang begitu menggairahkan di sana. Dan tentu saja hal ini membuat hubungan mereka semakin intim dan tak terpisahkan. Film ini sudah ada sekuel nya yang berjudul Tengo Ganas De Ti. Pokoknya anda
     khusunya para cewek harus menonton film ini karena dijamin film ini akan membuat kamu jatuh cinta pada sosok Hache yang gantengnya keterlaluan! haha.



  2. Flipped (2010)
    Starring: Callan McAuliffe, Madeline Carrol

    Cerita cinta bersetting tahun 70-an antara sepasang anak kecil yang hidup bertetangga, bernama Bryce dan Juli. Saat Bryce baru pindah ke dekat rumahnya, Juli langsung menghampiri Bryce dan memegang tangannya. Tentu saja Bryce merasa risih akan perlakuan aneh Juli terhadapnya. Ya, Juli memang sangat menyukai Bryce pada pandangan pertama tapi sayangnya Bryce tak pernah mengiraukan apapun yang dilakukan oleh Juli. Apalagi Bryce sangat paham akan tingkah aneh Juli yang hobi memanjat pohon besar di pinggir jalan sambil berteriak tanpa tujuan yang jelas. Dan hal itu membuat Bryce semakin enggan berteman dengan Juli dan keadaan itu terus berlanjut sampai mereka masuk sekolah bersama. Juli tetap saja selalu menggoda dan memperhatikan Bryce meskipun pada saat itu Bryce tengah dekat dengan cewek lain di sekolahnya, tapi itu tak membuat Juli patah semangat untuk mendekati Bryce. Hingga suatu ketika Juli menyadari usahanya selama ini sia-sia dan dia mulai bersikap biasa saja pada Bryce dan menjauhinya. Bryce pun mulai menyadari hal itu. Tak disangka hal itu malah membuat Bryce merindukan perhatian dari Juli. Cinta pun terbalik seperti judulnya (Filpped). Bryce malah balik mengejar cinta Juli dan butuh waktu juga untuk meluluhkan hati Juli. Film ini sangat sederhana tapi ceritanya sangat melekat bagi siapapun yang menonton nya.


  1. Dear John (2010)
    Starring: Channing Tatum, Amanda Seyfried
    Bercerita tentang John, tentara Amerika yang sedang bertugas di timur tengah. Ia sedang menghabiskan liburan di kampung halamannya yang terletak di pesisir pantai. Suatu hari John bertemu dengan mahasiswi muda yang sedang liburan bersama teman-temannya di kampung halaman John bernama Savannah. Mereka saling tertarik satu sama lain dan memutuskan untuk menjalin hubungan cinta. Tapi John harus segera kembali ke tugasnya sebagai tentara dan harus meninggalkan Savannah untuk waktu yang lama. Untuk mengisi kerinduannya, Savannah rajin mengirim surat untuk John, dan John pun semangat menjalani hari-harinya karena surat itu. Tapi keadaan pun berubah. John sudah berhari-hari tidak mendapat surat dari Savannah. John pun merasa gelisah dan pada bulan kemudia ia mendengar bahwa Savannah telah menikah dengan temannya yang terkena penyakit kanker. John pun memutuskan untuk menemui Savannah dan memastikan keadaan yang sebenarnya dan ternyata benar, John melihat foto pernikahan mereka. 


  1. Step Up Series (2006, 2008, 2010, 2012, 2014)
    Starring:
    1. Channing Tatum, Jeena Deewan
    2.- ,Briana Evigan
    3.-
    4. Ryan Guzman,-
    5. Ryan Guzman, Briana Evigan

    Film bertema dance yang berlatar belakang di Amerika, tepatnya di New York dan Miami. film ini menceritakan tentang hobi dancing dari masing-masing anak muda yang beda profesi kemudian mereka bertemu dan bersatu menjadi sebuah grup tari jalanan dan berjuang latihan setiap hari untuk berkompetisi bersama grup tari lainnya untuk menjadi pemenang. Di setiap seri Step Up (Step Up 1, Step Up: The Streets, Step Up 3D, Step Up: Evolution dan Step Up: All in) pasti terdapat dua center ikon satu laki-laki dan satu wanita yang membuat dance movie ini menjadi super romantis. Film ini juga mengajarkan kita tentang apa arti dari usaha, kreatifitas, perjuangan dan bagaimana cara untuk mewujudkan kekompakan sesama teman. Menariknya di setiap seri film ini ceritanya selalu menarik dan selalu sukses di pasaran. tapi menurutku seri step up yang paling menarik adalah Step Up: The Streets dan Step Up: Revolution.




  1. Aashiqui 2 (2013)
    Starring: Aditya Roy Kapoor, Sraddha Kapoor
    Drama musikal yang mengisahkan tentang Arohi si penyanyi kafe yang bercita-cita menjadi penyanyi ternama India dan Rahool si penyanyi sukses yang karirnya mulai meredup dan sedang dihujat banyak orang karena kebiasaan buruknya yakni sebagai pecandu alkohol. Suatu hari Rahool pulang dari konser tunggalnya yang berada di desa terpencil India. Saat sedang mengemudi dalam keadaan mabuk tiba-tiba ia menabrak Arohi. Untunglah keadaan Arohi baik-baik saja. Pada malam yang sama Rahool melanjutkan perjalanannya ke kafe di desa tersebut. Saat pertama kali menginjakkan kaki di kafe itu ia terpana saat mendengar Arohi sedang menyanyikan lagunya. Mulailah Rahool mendekati Arohi dan menjanjikannya untuk di orbitkan menjadi penyanyi yang tenar. Hal tersebut tidak disetujui dan dihalang-halangi oleh manajer Rahool, Vivek. Ia berpikir dengan adanya hal tersebut justru dapat membuat karir Rahool sendiri menjadi lebih hancur hanya demi wanita seperti Arohi. Tapi hal tersebut tidak mengurangi niat Rahool untuk mewujudkan mimpi Arohi hingga tumbuhlah rasa cinta di antara mereka. Sayangnya keadaan itu menjadi berubah sejak Arohi benar-benar menggapai ketenarannya. Rahool malah merasa bahwa dia hanyalah parasit menular yang lama-lama akan membuat karir Arohi juga hancur seperti dirinya. Rahool pun menjadi semakin frustasi mendengar hujatan masyarakat yang mengatakan bahwa dirinya hanya memanfaatkan Arohi sebagai teman tidurnya dibalik usahanya selama ini untuk membuat Arohi menjadi terkenal. Rahool akhirnya menyerah dengan keadaan, ia bunuh diri saat keadaan sudah membaik. Rahool merasa kasihan pada Arohi yang selalu mencintainya dengan tulus. Intinya film ini mengulas tentang cinta dan karir antar sesama penyanyi yang tak bisa disatukan.



  1. PK (2014)
    Starring: Aamir Khan, Anushka Sharma, Sushant Singh Rajput
    PK (Peekay) bercerita tentang manusia dari planet lain yang tak sengaja terdampar di bumi tepatnya di India. Sialnya PK tak bisa kembali lagi ke planetnya karena remote controlnya sudah dirampas orang yang tak dikenal. Di sisi yang lain terdapat wanita bernama Jaggu (Jagat Janani) berasal dari - keluarga fanatik agama - yang berprofesi sebagai reporter. Ia baru saja putus dengan kekasih muslimnya yang bernama Sarfaraaz saat bekerja di Belgia karena perbedaan agama yang ditentang kerasa oleh keluarga besarnya. Akhirnya Jaggu pulang ke India dan tanpa sengaja ia bertemu dengan PK di sebuah kuil. Dari pertemuan itulah perjalanan mencari tuhan pun dimulai. PK yang selama ini berusaha untuk menemukan jalan agar bisa pulang ke planetnya mulai bertanya kepada orang-orang di jalan tentang bagaimana caranya untuk menemukan sesuatu yang hilang, tapi kebanyakan orang malah menyarankannya untuk memohon pada tuhan. Padahal PK sendiri tidak tahu apa itu tuhan. Akhirnya PK mencoba menjalani ritual beberapa agama sekaligus yang mungkin bisa mewujudkan keinginannya. PK ingin tahu tuhan dari agama mana yang bisa memberi petunjuk tentang keberadaan remote controlnya yang hilang. Sayangnya itu tak berhasil dan membuat PK menjadi frutasi akan kegunaan agama bagi manusia di bumi. Awalnya Jaggu menganggap kasus PK sebagai cerita yang unik dan jadi bahan bagus untuk berita di TV tempat ia bekerja, tapi akhirnya ia merasa peduli pada PK dan bekerja sama untuk menemukan kembali remote control tersebut agar PK bisa kembali lagi ke planet asalnya. Film ini mengulas tentang isu agama dengan cara yang apik dan lucu tanpa menyinggung perasaan orang yang menontonnya. Film ini ceritanya sangat kompleks, ada cerita romantis dan adventure yang sangat luar biasa. maka dari itu film ini recomended banget. you have to watch!