Jumat, 07 Juni 2013

Tanda-Tanda Sebelum Meninggal


            Kullu Nafsin Dzaaikotul Maut....Mengingat kematian adalah salah satu cara terhindar dari segala kemaksiatan, karena setiap kita mengingat kematian seketika itulah dosa-dosa kita akan berguguran, dan pasti kita akan merasa gelisah dan perasaan lain yang bercampur-baur menjadi satu, bahkan jika kita telalu memikirkan soal kematian, yang mana kematian itu tidak bisa ditebak waktunya, kadang selera makan-minum dan beraktifitas pun jadi hilang. Ingat mati adalah sebuah ibadah, dan suatu riwayat menjelaskan barangsiapa yang mengingat mati setiap sebelum tidur maka akan tehapus dosanya selama sehari. Subhanallah...
            Di bawah ini adalah tanda-tanda kematian yang sempat saya catat ketika salah satu ustadzah sedang mengisi kegiatan Ngaji kitab akhlak di Pondok Pesantren Darul Mannan Madura, beliau memegang sebuah kitab dan sayangnya waktu itu saya tidak sempat mengamati nama kitabnya. Percaya atau tidak, tapi tanda-tanda di bawah ini sudah banyak terjadi di dunia nyata jika anda mau berfikir, dan aya maklumi jika anda tidak yakin akan kevalidan artikel ini karena tidak adanya sumber. Selamat membaca dan Syukran!
  1. Tanda 100 Hari sebelum Meninggal
    Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hamba-Nya, dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendaki-Nya. Walau bagaimanapun, semua orang islam akan mendapatkan tanda-tanda ini, hanya saja mereka menyadari atau tidak. Tanda ini akan berlalu lazimnya selepas waktu ashar. Seluruh tubuh, yaitu dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan menggigil, contohnya, seperti daging lembu yang baru saja disembelih. Dimanapun, jika kita perhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar, tanda ini rasanya nikmat, dan bagi mereka yang sadar dan berrdetak di hati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda itu.

  2. Tanda 40 Hari Sebelum Meninggal
    Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu ashar, bagian pusar akan berdenyut-denyut ketika ini. Daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya di atas arsy Allah SWT. Maka, malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persiapan kepada kita, diantaranya adalah ia (malaikat maut) akan mengikuti kita sepanjang waktu.

  3. Tanda 7 Hari Sebelum Meninggal
    Tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan, dimana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera untuk makan.

  4. Tanda 3 Hari Sebelum Meninggal
    Pada tahap ini, akan terasa denyutan di bagian tengah dahi kita, yaitu di antara dahi kanan dan dahi kiri. Jika tanda ini dapat dirasakan, maka berpuasalah, supaya perut kita tidak mengandung banyak dosa, dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita. Ketika ini juga, mata hitam kita tidak akan bersinar lagi, dan bagi orang yang sakit, hidungnya perlahan-lahan akan melorot (terlihat seperti meleleh dan kendur seakan jatuh) dan ini dapat dirasakan jika kita mau melihatnya dari bagian ini. Telinganya akan layu, dimana bagian ujungnya akan berangsur-angsur masuk ke dalam, telapak kakinya yang terlunjur, perlahan-lahan akan jatuh (melorot dan memanjang) ke depan dan sulit untuk ditegakkan.
  5. Tanda 1 Hari Sebelum Meninggal
    Ini akan berlaku sesudah ashar, dimana kita akan merasakan denyutan di sebelah belakang, yaitu di kawasan ubun0ubun, dan ini menandakan, kita tidak akan sempat menemui waktu ashar keesokan harinya.
  6. Tanda Akhir
    Akan terjadi suatu keadaan dimana kita akan merasakan sejuk di bagian pusat, dan rasa itu akan turun ke pinggang dan seterusnya, dan akan naik ke bagian khulqum (baca: tenggorokan). Ketika ini, hendakalah kita membaca kalimat syahadat dan berdiam diri. Saatnya kita menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita dan kemabali pada Allah SWT.

    Saya pribadi sudah pernah membuktikan tanda-tanda ini ketika saat-saat terakhir nenek tercinta akan menghadap Allah SWT, dan ternyata semuanya benar dan cocok. Maka dari itu saudara saudariku, sering-seringlah mengingat kematian, maka kemaksiatan akan berkurang secara otomatis dan dengan mengingat kematian saat shalat maka insyaAllah sahalat kita akan khusyu'.
    Dari: Ustadzah Irodah Khoiriyah 2011

    (sumber : Unknown)